Pgs Ka.Kanwil: Insya Allah September Sudah Ada Ka Kanwil Definitif


Amuntai - Humas. Pengganti Sementara (Pgs) Kepala Kantor Wilayah (Ka.Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan, H.M.Noor Fahmi menyampaikan dalam waktu dekat sudah ada Kepala Kanwil yang definitif.
"Insya Allah pada bulan September sudah ada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel yang definitif," ucap Fahmi saat membuka kegiatan Silaturahmi dan halal bihalal Kelompok Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) se Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di aula MAN 1 Amuntai.
Kegiatan yang diselenggarakan Sabtu (06/08/16) tersebut selain dihadiri Pgs. Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU dan seluruh anggota KKMA se Provinsi Kalimantan Selatan serta para Kepala MA Swasta.
H.Noor Fahmi juga menyampaikan kedepannya akan diterapkan sistem ulangan semester bersama, dimana pembuatan dan distribusi soal akan dikoordinir KKMA Provinsi Kalsel. Karena itu ia mengharapkan agar K2MA dapat mempersiapkan segala seautunya sedini mungkin.
Di akhir sambutannya, Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Diniyah (Mapenda) Kanwil Kemenag Prov.Kalsel tersebut menegaskan agar para kepala madrasah jangan mempersulit pencairan tunjangan profesi bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang sekarang ditugaskan di MAN Insan Cendikia. "MAN Insan Cendikia sampai saat ini belum menjadi satker karena itu pencairan gaji dan tunjangan profesi sepenuhnya masih menjadi tanggung jawab satker terdahulu," tegas Fahmi.
Sementara itu ketua K2MA Provinsi Kalsel H.Hilal Najemi menyampaikan ada beberapa agenda yang akan dibicarakan pada kegiatan tersebut, diantaranya persiapan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional yang akan diadakan di Pontianak 23 s.d 27 Agustus mendatang.
Kepala MAN Insan Cendikia tersebut juga menyampaikan rencana diadakannya perkemahan pramuka pelajar tingkat MA yang semula direncanakan di Taman Perkemahan Labirin dirubah menjadi di MAN Insan Cendikia.
Sebelumnya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU, H.Gurdani Syukur menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih karena Kabupaten Hulu Sungai Utara dipercaya sebagai tuan rumah pada acara yang dihadiri seluruh kepala MA se Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.
"Kabupaten HSU daerahnya 80% adalah rawa dimana sebagian besar penduduknya memelihara bebek, karena itu diawal acara ini kita sudah disambut tarian bebek dan pembagian telor bebek," ucap Gurdani.
Gurdani juga menyampaikan di Kabupaten HSU terdapat sebanyak 198 buah lembaga pendidikan."Dari 198 buah lembaga pendidikan, yang berstatus negeri Cuma 39 buah atau sekitar 19%," ungkap Gurdani di akhir sambutannya. (Rep/ Ft: Latiful)

Tim KPKNL Lakukan Penilaian Kendaraan Dinas


Amuntai - Humas. Proses penjualan/ lelang terhadap Barang Milik Negara (BMN) berupa 21 buah kendaraan dinas oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah memasuki tahap akhir.
Kamis (04/08/16), tim dari Kantor Perbendaharaan Kas Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin mendatangi Kantor Kemenag kabupaten HSU guna melakukan penilaian fisik terhadap 21 buah kendaraan dinas tersebut.
Sejak pagi seluruh kendaraan dinas yang akan dilakukan penilaian dikumpulkan di halaman Kantor Kemenag Kabupaten HSU, guna diperiksa keadaan fisiknya oleh Tim dari KPKNL Banjarmasin. "Tujuan kami kesini adalah untuk melihat dan melakukan penilaian keadaan fisik kendaraan, guna penentuan nilai lelang," ucap Rudi, salah seorang Tim dari KPKNL.
Lelaki muda yang juga bertindak selaku ketua Tim tersebut menyampaikan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada, maka setelah dilakukan penilaian fisik dalam waktu 15 hari kedepan akan dikirimkan hasil penilaian berupa surat persetujuan penjualan/ lelang BMN. Pelelangan BMN yang dilakukan kali ini cukup banyak, yaitu berupa 21 buah kendaraan," tegas Rudi.
Sementara itu Pelaksana BMN pada Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Abdus Samad menyampaikan kendaraan yang dinilai dan akan ditindaklanjuti dengan penjualan / lelang BMN terdiri atas 20 buah kendaraan roda 2 dan 1 buah kendaraan roda 4.
Menurut Samad BMN yang dilelang usianya sudah melebihi 10 tahun. "Setelah keluar hasil dari nilai lelang berupa surat persetujuan lelang, maka tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan proses pelelangan," ucap Samad. (Rep/ Ft: Latiful)

Ka.Kankemenag: Pakta Integritas Harus Selesai Akhir Mei


Amuntai – Humas: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Drs.H.Gurdani Syukur menyampaikan penandatanganan pakta integritas  merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Agama.

“Menteri Agama menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk menandatangani pakta integritas, dan harus selesai paling lambat akhir bulan Mei,” tegas Gurdan saat memberi arahan kepada 62 orang ASN Kemenag yang bertugas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) kecamatan sungai tabukan, danau panggang dan paminggir yang akan menandatangani pakta integritas, Kamis (28/04/16) di MIN Galagah.

Gurdan dalam sambutannya juga menyampaikan untuk kelompok MI yang diprakarsai  Kelompok Kerja Kepala MI (K3MI) dari 10 kecamatan masih ada 2 kecamatan lagi yang belum melaksanakan pakta integritas. “Untuk kelompok MI tinggal K3MI kecamatan Amuntai Tengah dan K3MI kecamatan Banjang yang belum melaksanakan,” jelas Gurdan.

Orang nomor 1 di Kemenag Kabupaten HSU tersebut juga menyampaikan tahun 2016 Kabupaten HSU akan didatangi pihak Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenag RI guna menilai sejauh mana kinerja ASN Kemenag Kabupaten HSU. “Kemenag Kabupaten HSU telah ditunjuk sebagai zona integritas bebas korupsi, kolusi dan nepotisme karena itu dipastikan dalam waktu dekat Itjend akan datang,” tambah Gurdan.

Diakhir arahannya, ayah 3 orang anak tersebut menyampaikan pentingnya penerapan 5 nilai budaya kerja Kemenag dan kewajiban mentaati peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai. “Sebagai ASN Kemenag kita harus menerapkan 5 budaya kerja yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggungjawab dan Keteladanan,” pungkas Gurdan diakhir arahannya.

Sementara itu disela sela kegiatan, pengawas madrasah Majeri menyampaikan tentang pentingnya pengawasan terhadap anak didik. “Berdasarkan informasi bahwa Provinsi Kalimantan Selatan masuk 5 besar dalam peredaran narkoba, karena itu kita semua sebagai tenaga pendidik harus lebih ekstra dalam melakukan pengawasan kepada siswa,” pesan Majeri. (Rep/ Ft: Latiful)

12 Orang Calon Petugas Haji Lakukan Test Tertulis


Amuntai – Humas. Setelah melewati seleksi administrasi, akhirnya terpilih 12 orang untuk melakukan test tertulis dalam rangka seleksi pemilihan petugas haji tahun 1437 H/2016 M. Kegiatan test tertulis ini diselenggarakan pada hari Rabu (27/04/16) di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Plt. Kasi Haji dan Umroh, Drs.H.Taufikurrahman menyampaikan para peserta test berasal dari berbagai latar belakang tempat tugas. “Peserta kali ini ada yang berasal dari Kantor Kemenag Kabupaten HSU, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, pengawas madrasah, kepala madrasah dan penyuluh agama,” ucap Taufik beberapa saat sebelum test dimulai.

H.Taufik menambahkan, dari 12 peserta tersebut yang mengikuti test untuk formasi Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIHI) sebanyak 3 orang, Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) sebanyak 7 orang dan Petugas Pembimbing Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sebanyak 2 orang.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU Drs.H.Gurdani Syukur mengharapkan test calon petugas haji tahun 2016 berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. “Semoga yang berhasil terpilih nanti dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab,” harap Gurdan.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan amplop soal dan lembar jawaban oleh tim pengawas dari Kantor Wilayah Kemenag provinsi kalimantan Selatan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU. (Rep/ Ft:Latiful)

MTsN Amuntai Utara Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas


Amuntai – Humas. Sebanyak 20 orang tenaga pengajar pada Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Amuntai Utara, Rabu (27/04/16) melakukan penandatanganan pakta integritas. Selain 20 orang tenaga pengajar tersebut, juga turut menandatangani  staf tata usaha sebanyak 4 orang serta guru dari sekolah binaan yaitu MTs Normal Islam Putera sebanyak 1 orang dan MTs Normal Islam Puteri sebanyak 6 orang.

Dalam laporannya Kepala Madrasah (Kamad), Tamjidillah menyampaikan bahwa dengan ditandatanganinya Pakta Integritas maka diharapkan semangat dan komitmen dalam melaksanakan tugas semakin meningkat. “Mari kita laksanakan tugas sesuai dengan 5 budaya kerja Kementerian Agama (Kemenag),” ucap Tamjid.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Drs.H.Gurdani Syukur dalam arahannya menyampaikan, bahwa yang dimaksud dengan integritas adalah kesesuaian antara hati, ucapan dan perbuatan. “Tadi Bapak dan Ibu sudah menyebutkan isi perjanjian dari Pakta Integritas, maka tunjukkan integritas dan komitmen untuk melaksanakan hal tersebut,” pesan Gurdan.

Orang nomor 1 di Kemenag Kabupaten HSU juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Pakta Integritas tersebut sesuai dengan instruksi dari Menteri Agama RI yang menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk menandatangani dan melaksanakan Pakta Integritas.

Di akhir arahannya, Gurdan kembali menyampaikan bahwa Kabupaten HSU menjadi salah satu daerah pelaksana Zona Integritas. “Dengan dijadikannya Kabupaten HSU sebagai salah satu daerah pelaksana Zona Integritas maka dipastikan dalam waktu dekat pihak Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenag RI akan datang ke Kabupaten HSU untuk menilai kinerja kita,” pungkas Gurdan diakhir sambutannya. (Rep/Ft:Latiful)

8 Buah MI Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas


Amuntai – Humas. Sebanyak 56 tenaga pengajar dari 8 buah Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kecamatan Amuntai Utara, Selasa (26/04/16) menandatangani Pakta Integritas. “Madrasah Ibtidaiyah yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 8 buah, yang terdiri atas 3 buah MI Negeri (MIN) dan 5 buah MI Swasta (MIS),” ucap Barkati selaku ketua panitia.

Barkati yang juga ketua Kelompok Kerja Kepala MI (K3MI) Kecamatan Amuntai Utara tersebut juga menyebutkan bahwa selain diikuti oleh 56 tenaga pengajar berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), juga diikuti oleh 1 orang tenaga honorer yang telah memperoleh sertifikasi. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan penandatanganan Pakta Integritas bagi tenaga pengajar MI se Kecamatan Amuntai Utara di MIN Teluk Daun.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Drs.H.Gurdani Syukur dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tidak lanjut dari instruksi Menteri Agama Republik Indonesia. “Sesuai instruksi Menteri Agama bahwa seluruh ASN Kemenag harus menandatangani Pakta Integritas, dan ini sudah harus selesai paling lambat akhir bulan Mei,” tegas Gurdani.

Kepala Kemenag yang tahun depan akan memasuki usia pensiun dan menyampaikan bahwa Kabupaten HSU terpilih sebagai pilot project (percontohan) pelaksanaan Zona Integritas Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

“Di Provinsi Kalimantan Selatan ada 5 Kabupaten dan Kota yang ditunjuk sebagai percontohan Zona Integritas, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Tabalong,” ucap Gurdani diakhir sambutannya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag HSU, Drs.H.Nasrullah yang juga turut hadir pada acara tersebut menyampaikan tentang pentingnya penerapan 5 nilai budaya kerja ditempat kerja masing masing. “Ada 5 nilai budaya kerja Kemenag yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggungjawab dan Keteladanan, dan itu semua harus kita aplikasikan ditempat kerja masing masing,” ucap Nasrullah.

Mantan analis kepegawaian tersebut juga berpesan agar pihak Madrasah terus menjalin koordinasi yang baik dengan Komite Madrasah dan saling hormat menghormati antara atasan dan bawahan. “Siap ataupun tidak siap, paling lambat pertengahan tahun ini Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenag RI akan datang ke daerah kita untuk menilai kinerja kita,” tambah Nasrullah. (Rep/Ft:Latiful)